String Wound Filter Cartridge
String Wound Filter Cartridge
String Wound Filter Cartridge merupakan depth filter berbasis yarn yang dililitkan secara terkontrol pada supporting core untuk menangkap sediment dan partikel dari aliran cairan. Produk ini juga dikenal sebagai String Wound Filter, String Wound Cartridge, Filter Cartridge Benang, Cartridge Filter Benang atau Filter Benang dan banyak digunakan pada water treatment, process filtration, utility water, RO pretreatment serta berbagai sistem filtrasi industri.
PFI Filtration menyediakan String Wound Filter Cartridge dalam berbagai pilihan micron rating, panjang cartridge, material yarn dan supporting core untuk kebutuhan replacement, maintenance, OEM maupun proyek EPC. Pemilihan cartridge perlu disesuaikan dengan karakter fluida, particulate loading, target filtrasi, flow, temperatur, material compatibility dan konfigurasi filter housing.
Apa Itu String Wound Filter Cartridge?
String Wound Filter Cartridge adalah cylindrical filter element yang dibuat dengan melilitkan yarn pada supporting core menggunakan pola winding tertentu. Susunan yarn membentuk jalur filtrasi di dalam ketebalan media sehingga kontaminan dapat tertahan ketika cairan bergerak melewati cartridge.
Berbeda dari cartridge yang mengandalkan satu permukaan media, wound construction bekerja sebagai depth filtration. Partikel dapat tertahan pada berbagai bagian di dalam struktur yarn, sehingga keseluruhan ketebalan media berperan dalam proses filtrasi.
Konstruksi tersebut membuat String Wound Filter banyak digunakan untuk menangani suspended solids dan sediment pada industrial liquid filtration. Actual filtration performance tetap dipengaruhi oleh yarn material, winding construction, micron rating, flow, karakter kontaminan dan kondisi operasi.
String Wound Filter, Filter Cartridge Benang dan Filter Benang
Dalam kebutuhan procurement dan maintenance di Indonesia, produk yang sama dapat dicari menggunakan terminology yang berbeda.
String Wound Filter Cartridge merupakan istilah teknis yang umum digunakan secara internasional. Istilah String Wound Filter, String Wound Cartridge dan Yarn Wound Filter Cartridge juga mengacu pada wound-type cartridge dengan yarn sebagai media utama.
Sementara itu, istilah Filter Cartridge Benang, Cartridge Filter Benang dan Filter Benang banyak digunakan untuk menjelaskan konstruksi yang sama karena media filter terlihat sebagai benang yang dililitkan pada core.
Walaupun terminology berbeda, pemilihan produk tetap harus mengacu pada spesifikasi aktual seperti material yarn, micron rating, panjang, diameter, core material dan kondisi proses.
Fungsi String Wound Filter pada Sistem Filtrasi
String Wound Cartridge digunakan untuk membantu mengurangi particulate contamination sebelum cairan diteruskan ke proses berikutnya. Posisi cartridge dalam filtration train dapat berbeda tergantung desain sistem.
Beberapa fungsi yang umum meliputi:
- sediment filtration pada industrial water treatment;
- prefiltration sebelum filtration stage yang lebih halus;
- particulate removal pada utility water;
- guard filtration pada process liquid;
- pretreatment sebelum reverse osmosis sesuai system requirement;
- filtration pada cooling water dan process water;
- protection terhadap equipment downstream;
- replacement filter pada existing cartridge housing.
String Wound Filter tidak sebaiknya dipilih hanya karena ukuran micron sesuai. Kondisi feed dan target downstream process tetap menentukan specification yang diperlukan.
Cara Kerja String Wound Filter Cartridge
Yarn dililitkan mengelilingi supporting core sehingga terbentuk struktur filter dengan sejumlah jalur aliran di antara susunan benang. Ketika cairan melewati media, partikel akan berinteraksi dengan struktur yarn dan dapat tertahan di sepanjang kedalaman media.
Pada wound construction yang dirancang dengan density profile tertentu, bagian media dapat mempunyai struktur yang berbeda sehingga particulate loading didistribusikan ke dalam ketebalan cartridge. Namun karakter density dan retention aktual harus mengikuti desain masing-masing product series.
Dengan mekanisme tersebut, String Wound Filter Cartridge dikategorikan sebagai depth-type cartridge filter.
Performance akhirnya dipengaruhi oleh beberapa faktor secara bersamaan:
yarn material + winding structure + micron rating + cartridge dimension + supporting core + fluid condition + design flow.
Karena itu, dua wound cartridges yang terlihat serupa belum tentu mempunyai filtration behavior yang identik.
Konstruksi String Wound Filter Cartridge
Secara umum, wound cartridge mempunyai dua komponen utama:
Filter Yarn
Yarn merupakan media yang membentuk filtration layer. Material yarn dipilih berdasarkan karakter cairan, temperatur dan compatibility requirement.
PFI Filtration menyediakan konfigurasi String Wound menggunakan material seperti:
- Polypropylene;
- Cotton;
- Polyester.
Ketersediaan kombinasi material, micron dan dimension mengikuti product series.

Supporting Core
Supporting core berada di bagian tengah cartridge dan menjadi struktur tempat yarn dililitkan. Core membantu mempertahankan bentuk serta mechanical support cartridge selama digunakan.
Material core yang umum pada product family PFI meliputi:
- Polypropylene (PP);
- Stainless Steel 304 (SS304).
Pemilihan core perlu dilakukan bersama pemilihan yarn. Cartridge dengan yarn yang sesuai terhadap fluida tetapi menggunakan core yang tidak compatible tetap dapat menghasilkan selection yang salah.
Polypropylene String Wound Filter Cartridge
Polypropylene String Wound Filter Cartridge menggunakan PP yarn sebagai filtration media. Konfigurasi ini banyak digunakan pada water treatment dan berbagai industrial liquid filtration ketika karakter polypropylene sesuai dengan fluida dan operating condition.
PP yarn dapat dikombinasikan dengan PP core maupun core lain pada series tertentu. Karena chemical concentration dan temperature dapat memengaruhi material, compatibility tetap perlu diverifikasi untuk aplikasi proses yang lebih kritis.
Polypropylene String Wound merupakan salah satu konfigurasi yang banyak digunakan untuk sediment filtration, utility water dan pretreatment.
Cotton String Wound Filter Cartridge
Cotton String Wound Filter menggunakan cotton yarn yang dililitkan pada supporting core. Konfigurasi cotton dapat dipertimbangkan untuk process duty tertentu berdasarkan karakter fluida dan temperatur operasi.
Core yang digunakan harus dipilih sesuai kebutuhan sistem. Karena istilah “cotton wound” hanya menjelaskan material yarn, informasi mengenai micron, length, core dan actual operating condition tetap dibutuhkan sebelum menentukan replacement.
Polyester String Wound Filter Cartridge
Polyester String Wound Filter Cartridge menggunakan polyester yarn sebagai media wound filtration. Material ini memberikan pilihan tambahan ketika process condition membutuhkan karakter material yang berbeda dari polypropylene maupun cotton.
Seperti material lainnya, penggunaan polyester harus mempertimbangkan chemical compatibility, operating temperature, micron requirement dan supporting-core construction.
PP Core vs Stainless Steel Core
Core bukan sekadar bagian penyangga. Materialnya menjadi bagian dari wetted construction yang perlu sesuai dengan operating condition.
| Core | Karakter Pemilihan |
|---|---|
| PP Core | Digunakan pada berbagai water dan process applications ketika polypropylene compatible dengan kondisi operasi |
| SS304 Core | Dapat dipertimbangkan ketika application membutuhkan supporting core stainless steel dan SS304 sesuai dengan kondisi fluida |
Pemilihan SS304 core tidak otomatis membuat seluruh cartridge cocok untuk temperatur, tekanan atau chemical service tertentu. Yarn, core dan keseluruhan construction harus dievaluasi sebagai satu filter element.

Micron Rating String Wound Filter Cartridge
PFI Filtration mempunyai String Wound Filter Cartridge dalam rentang filtration rating yang luas untuk menangani kebutuhan sediment hingga particulate filtration yang lebih halus.
Product family dapat mencakup rentang sekitar:
0.5–100 micron
dengan pilihan yang dapat mencakup:
0.5, 1, 5, 10, 25, 50, 75 hingga 100 micron, tergantung product configuration.
Micron yang lebih kecil tidak otomatis merupakan pilihan yang lebih baik. Cartridge yang terlalu halus terhadap particulate loading dapat mengalami peningkatan differential pressure dan membutuhkan changeout lebih cepat.
Karena itu, pemilihan micron harus mengikuti target filtrasi dan kondisi feed.
Panjang String Wound Filter Cartridge
Conventional String Wound Cartridge tersedia dalam beberapa nominal length untuk menyesuaikan cartridge housing dan kapasitas sistem.
Pilihan product family PFI dapat mencakup:
10 inch, 20 inch, 30 inch, 40 inch dan 50 inch.
Panjang cartridge harus sesuai dengan internal configuration filter housing. Pada replacement existing system, overall dimension sebaiknya diperiksa dan tidak hanya mengandalkan penyebutan nominal length.
Cartridge yang lebih panjang menyediakan media filtration yang lebih banyak, tetapi kapasitas flow aktual tidak boleh ditentukan hanya dengan mengalikan panjang cartridge. Micron, yarn construction, fluid viscosity, contaminant loading dan allowable differential pressure juga berpengaruh.
Spesifikasi Umum String Wound Filter Cartridge
| Parameter | Pilihan / Pertimbangan |
|---|---|
| Product Type | String Wound / Yarn Wound Filter Cartridge |
| Filtration Mechanism | Depth Filtration |
| Yarn Material | Polypropylene, Cotton, Polyester |
| Core Material | PP, SS304 |
| Micron Rating | 0.5–100 µm sesuai product configuration |
| Nominal Length | 10″, 20″, 30″, 40″, 50″ sesuai series |
| Configuration | Conventional wound dan special configuration sesuai series |
| Selection Basis | Fluid, particulate loading, micron, flow, temperature, compatibility dan housing |
Spesifikasi tersebut merupakan gambaran product family. Final specification harus mengikuti model cartridge dan kebutuhan aplikasi yang dipilih.
Cara Memahami Kode String Wound Cartridge
Pada industrial procurement, String Wound Filter Cartridge sering diidentifikasi melalui kombinasi kode yang menunjukkan construction tertentu.
Part number dapat mengandung informasi mengenai:
- product family;
- micron rating;
- material yarn;
- nominal length;
- core material;
- dimensional atau construction code.
Format kode tidak selalu sama antar-manufacturer. Karena itu, part number existing sebaiknya tidak diterjemahkan hanya berdasarkan kemiripan angka atau huruf.
Untuk kebutuhan cross reference, identifikasi part number perlu dikombinasikan dengan physical dimensions dan operating data.
Tabel Pemilihan Awal Berdasarkan Konstruksi
| Kebutuhan | Parameter yang Diperiksa |
|---|---|
| Water Treatment | Micron, PP compatibility, length, particulate loading |
| Process Liquid | Yarn, core, chemical compatibility, temperature |
| Replacement Existing Cartridge | Part number, micron, length, OD/ID, yarn dan core |
| RO Pretreatment | Feed condition, micron, flow dan differential pressure |
| High Particulate Loading | Winding construction, micron dan upstream condition |
| Existing Housing | Length, diameter dan dimensional compatibility |
| Chemical Service | Yarn + core + fluid compatibility |
| EPC / OEM | Flow, micron, housing, material dan operating condition |
Tabel tersebut merupakan initial selection guide. Untuk final selection, seluruh operating data yang relevan tetap perlu dievaluasi.
Aplikasi String Wound Filter Cartridge
String Wound Filter digunakan pada berbagai industrial liquid filtration duty karena tersedia dalam beberapa material, micron dan length configuration.
Water Treatment dan Utility Water
Pada water treatment, wound cartridge dapat digunakan sebagai sediment filtration atau intermediate filtration sesuai process arrangement.
Pemilihan micron perlu mempertimbangkan kualitas feed dan filtration stage yang berada sebelum maupun sesudah cartridge.
RO, BWRO dan SWRO Pretreatment
String Wound Filter Cartridge dapat digunakan pada reverse osmosis pretreatment apabila specification-nya sesuai dengan system design.
Fungsi utamanya adalah membantu mengurangi particulate contamination sebelum feed menuju downstream filtration atau RO membrane. Kondisi upstream pretreatment tetap penting karena cartridge tidak dirancang untuk menggantikan keseluruhan proses pretreatment.
Power Plant
Pada power generation, String Wound Filter dapat digunakan pada berbagai water dan utility filtration duties sesuai plant design. Flow, feed-water condition, micron dan changeout requirement perlu dievaluasi untuk menentukan cartridge serta jumlah element yang diperlukan.
Palm Oil dan Oleochemical
String Wound Cartridge dapat digunakan pada utility maupun process filtration di industri palm oil dan oleochemical. Karena karakter cairan dapat sangat berbeda antar-process stage, yarn dan core harus dipilih berdasarkan actual fluid condition.
Chemical Process
Pada chemical filtration, material compatibility menjadi salah satu parameter utama. Nama chemical, concentration dan temperature perlu diketahui sebelum menentukan yarn serta supporting core.
Oil & Gas
Untuk aplikasi oil & gas, wound cartridge dapat digunakan pada filtration duty tertentu apabila material dan construction sesuai dengan fluid serta operating condition. Cartridge untuk water service tidak otomatis sesuai untuk hydrocarbon atau chemical service.
EPC dan OEM Water Treatment
Untuk proyek baru, String Wound Filter Cartridge dapat dipilih bersamaan dengan cartridge housing berdasarkan design flow, micron requirement, operating condition dan maintenance strategy.
Dengan pendekatan tersebut, jumlah cartridge dan housing configuration dapat ditentukan berdasarkan kebutuhan sistem, bukan sekadar mengikuti konfigurasi existing.
String Wound sebagai Bagian dari Cartridge Filtration System
String Wound Filter Cartridge bekerja sebagai bagian dari keseluruhan filtration train. Performance cartridge dipengaruhi oleh upstream process, filter housing, jumlah element, flow distribution serta kondisi feed.
Pada multi-stage filtration, wound cartridge dapat digunakan sebelum filtration stage yang lebih halus apabila konfigurasi tersebut sesuai dengan target proses. Sebaliknya, pada aplikasi tertentu String Wound dapat berfungsi langsung sebagai particulate filter utama.
Karena itu, pemilihan Filter Benang yang tepat tidak berhenti pada pertanyaan “berapa micron?”, tetapi perlu menjawab:
apa yang disaring, berapa flow-nya, berapa particulate loading-nya, cartridge dipasang di housing apa, material apa yang compatible, dan kualitas filtrate seperti apa yang dibutuhkan?
Pendekatan tersebut membantu engineer, procurement dan maintenance menentukan String Wound Filter Cartridge berdasarkan kebutuhan sistem serta mengurangi risiko replacement yang hanya cocok secara ukuran tetapi tidak sesuai secara teknis.
Cara Memilih String Wound Filter Cartridge
Pemilihan String Wound Filter Cartridge perlu dimulai dari kondisi proses, bukan hanya dari micron rating. Dua Filter Cartridge Benang dengan ukuran dan micron yang sama belum tentu menjadi replacement yang setara apabila material yarn, supporting core, winding construction atau dimensional specification berbeda.
Untuk kebutuhan baru maupun replacement, parameter yang perlu dievaluasi meliputi:
- jenis dan karakter fluida;
- ukuran serta jumlah particulate contamination;
- target micron rating;
- material yarn;
- material supporting core;
- panjang dan diameter cartridge;
- design flow;
- operating temperature;
- differential pressure;
- chemical compatibility;
- jumlah element;
- dimensional compatibility dengan filter housing.
Pada existing plant, brand dan part number lama sebaiknya dipertahankan sebagai referensi. Jika part number sudah tidak tersedia, physical specification dan operating data dapat digunakan untuk membantu menentukan alternatif.
Memilih Micron Rating String Wound Filter
Micron rating merupakan salah satu parameter paling penting, tetapi micron yang semakin kecil tidak otomatis menghasilkan sistem filtrasi yang semakin baik.
Sebagai contoh, penggunaan String Wound Filter 1 micron pada feed dengan particulate loading tinggi dapat menghasilkan differential pressure yang meningkat lebih cepat dibanding cartridge dengan rating yang lebih sesuai terhadap kondisi feed.
Sebaliknya, micron yang terlalu kasar dapat menyebabkan jumlah partikel yang lolos lebih besar daripada target downstream process.
Karena itu, selection perlu menjawab tiga pertanyaan utama:
Partikel apa yang ingin dikurangi?
Apa fungsi filtration stage tersebut?
Equipment atau process apa yang berada setelah cartridge?
Untuk multi-stage filtration, micron dapat dibuat bertahap apabila process design memang membutuhkan staged particulate removal.
Nominal Micron Rating pada String Wound Cartridge
String Wound Filter Cartridge banyak digunakan sebagai depth filtration element. Ketika suatu product dinyatakan mempunyai nominal micron rating, angka tersebut perlu dibaca bersama retention definition dan technical data manufacturer.
Istilah seperti 5 micron nominal tidak berarti seluruh cartridge 5 micron dari berbagai manufacturer mempunyai filtration efficiency yang identik.
Winding pattern, yarn structure, density profile dan test method dapat memengaruhi actual retention performance.
Untuk aplikasi yang mempunyai critical particle-retention requirement, engineer sebaiknya meminta data efficiency atau retention performance yang relevan daripada hanya membandingkan angka micron.
Memilih Polypropylene, Cotton atau Polyester Yarn
Material yarn perlu disesuaikan dengan fluid compatibility dan operating condition.
| Yarn Material | Pertimbangan Selection |
|---|---|
| Polypropylene | Banyak digunakan pada water treatment dan process filtration ketika PP compatible dengan fluida |
| Cotton | Dapat digunakan untuk process duty tertentu berdasarkan compatibility dan operating temperature |
| Polyester | Alternatif media untuk aplikasi yang membutuhkan karakter polyester sesuai process condition |
Tabel tersebut bukan chemical compatibility chart. Final selection untuk chemical service harus mempertimbangkan jenis chemical, concentration, temperature dan material seluruh wetted components.
Memilih PP Core atau SS304 Core
Supporting core harus dievaluasi bersama yarn karena keduanya berada di dalam filtration element.
PP Core
PP Core banyak digunakan pada conventional String Wound Cartridge untuk water treatment dan berbagai process duty ketika polypropylene sesuai dengan operating condition.
Kombinasi PP yarn + PP core merupakan konfigurasi yang praktis untuk banyak water-filtration application, tetapi batas temperatur dan chemical compatibility tetap mengikuti actual product specification.
SS304 Core
SS304 Core dapat dipertimbangkan ketika application membutuhkan supporting structure stainless steel dan material SS304 compatible dengan fluida.
Penggunaan stainless steel core tidak otomatis membuat cartridge mempunyai pressure atau temperature rating yang lebih tinggi secara universal. Yarn, winding construction dan keseluruhan element tetap menentukan operating limit cartridge.
Chemical Compatibility String Wound Filter
Untuk chemical filtration, pemilihan berdasarkan nama material saja tidak cukup.
Informasi yang sebaiknya tersedia meliputi:
chemical name + concentration + temperature + flow + pressure + target filtration.
Compatibility dapat berubah karena concentration dan temperature. Material yang sesuai untuk larutan tertentu pada temperatur rendah belum tentu sesuai pada concentration atau temperature yang berbeda.
Selain yarn dan core, material filter housing, gasket serta komponen lain yang kontak dengan fluida juga harus dievaluasi.
Panjang Cartridge dan Filter Housing
String Wound Filter Cartridge tersedia dalam berbagai nominal length. Untuk direct replacement, cartridge harus sesuai dengan internal configuration housing.
Conventional length dapat mencakup:
10″, 20″, 30″, 40″ dan 50″, sesuai product series.
Namun nominal length saja belum cukup. Overall length dan dimensional tolerance dapat menjadi penting pada existing housing, terutama ketika cartridge disusun bertingkat atau menggunakan internal hold-down mechanism tertentu.
Untuk replacement yang belum diketahui modelnya, cartridge lama sebaiknya diukur sebelum procurement.
Diameter OD dan ID String Wound Cartridge
Selain panjang, outside diameter (OD) dan inside diameter (ID) perlu diperiksa.
ID berkaitan dengan supporting core dan internal arrangement cartridge, sedangkan OD menentukan dimensional fit serta ruang aliran di dalam housing.
Conventional String Wound Cartridge tidak boleh dianggap interchangeable dengan larger-diameter wound cartridge hanya karena micron dan panjangnya sama.
Pada kebutuhan cross-reference, minimal identifikasi:
overall length + OD + ID + yarn + core + micron rating.
Flow Rate String Wound Filter Cartridge
Tidak ada satu flow rate universal yang dapat digunakan untuk seluruh String Wound Filter Cartridge.
Hydraulic performance dipengaruhi oleh:
- panjang cartridge;
- diameter;
- micron rating;
- winding construction;
- fluid viscosity;
- temperature;
- contaminant loading;
- jumlah cartridge;
- allowable differential pressure.
Karena itu, angka flow dari satu product series tidak sebaiknya diterapkan langsung pada cartridge lain.
Untuk industrial sizing, total design flow sebaiknya digunakan bersama recommended flow per element dari product data yang dipilih untuk menentukan jumlah cartridge dan housing configuration.
Differential Pressure dan Dirt Loading
Differential pressure atau ΔP merupakan perbedaan tekanan antara upstream dan downstream filter.
Saat String Wound Filter menangkap contaminant, resistance terhadap aliran dapat meningkat. Monitoring differential pressure membantu operator melihat perkembangan loading cartridge selama operasi.
Peningkatan ΔP yang terlalu cepat dapat berhubungan dengan:
- particulate loading lebih tinggi dari kondisi desain;
- micron terlalu halus;
- flow per element terlalu tinggi;
- jumlah cartridge kurang;
- viscosity fluida meningkat;
- upstream filtration mengalami masalah;
- perubahan karakter feed.
Karena itu, cartridge yang cepat mengalami loading tidak selalu menunjukkan bahwa Filter Benang tersebut berkualitas buruk. Feed condition dan system design perlu diperiksa sebelum mengganti specification.
Menentukan Jumlah String Wound Cartridge
Untuk multi-cartridge housing, jumlah element harus mampu menangani total design flow dengan hydraulic loading yang sesuai.
Sebagai initial engineering approach:
Jumlah Cartridge ≈ Total Design Flow ÷ Recommended Flow per Element
Hasil tersebut perlu ditambah evaluasi terhadap design margin, clean ΔP, contaminant loading, viscosity, housing internal configuration dan maintenance requirement.
Memaksakan flow terlalu besar melalui jumlah cartridge yang terlalu sedikit dapat meningkatkan pressure drop dan memperpendek operating cycle.
String Wound Filter pada Single dan Multi-Cartridge Housing
Untuk flow kecil, String Wound Cartridge dapat digunakan pada single-cartridge housing yang kompatibel.
Untuk industrial flow yang lebih besar, beberapa element dapat dipasang paralel dalam multi-cartridge housing. Jumlah element, panjang cartridge, nozzle dan internal configuration perlu disesuaikan dengan system design.
Pemilihan housing tidak sebaiknya dilakukan terpisah dari cartridge karena hydraulic performance keduanya saling berkaitan.
Pada existing housing, jumlah element dan dimensional arrangement juga menjadi informasi penting ketika mencari replacement Filter Cartridge Benang.
String Wound Filter vs Spun Filter Cartridge
String Wound dan Spun merupakan dua jenis depth filter, tetapi konstruksinya berbeda.
| Parameter | String Wound | Spun |
|---|---|---|
| Construction | Yarn dililit pada supporting core | Struktur serat spun/depth media |
| Filtration Mechanism | Depth filtration | Depth filtration |
| Supporting Core | Integral core pada wound construction | Mengikuti product construction |
| Media | PP, Cotton, Polyester sesuai series | Umumnya PP pada product family PFI |
| Selection | Yarn + core + micron + process | Media + micron + process |
| Application | Water dan process duty sesuai compatibility | Water treatment dan sediment filtration sesuai specification |
Tidak ada satu teknologi yang otomatis lebih baik untuk seluruh aplikasi.
String Wound dapat dipilih ketika yarn/core construction sesuai dengan process requirement, sedangkan Spun dapat menjadi pilihan ketika construction dan operating requirement-nya lebih sesuai.
String Wound Filter vs Melt Blown Filter Cartridge
String Wound dan Melt Blown sama-sama dapat bekerja sebagai depth filtration, tetapi struktur medianya berbeda.
| Parameter | String Wound Filter | Melt Blown Filter |
|---|---|---|
| Media Structure | Yarn wound around core | Thermally formed fiber structure |
| Filtration | Depth | Depth |
| Core | Supporting core merupakan bagian utama construction | Mengikuti design cartridge |
| Material Family | PP, Cotton, Polyester sesuai series | Umumnya PP pada family PFI |
| Micron Selection | Berdasarkan winding dan product rating | Berdasarkan media construction dan product rating |
| Selection Priority | Fluid, yarn, core, loading | Fluid, media, loading |
String Wound tidak boleh dianggap selalu mempunyai dirt-holding capacity atau service life lebih tinggi daripada Melt Blown. Actual performance bergantung pada construction, contaminant characteristics dan operating condition.
String Wound Filter vs Pleated Filter Cartridge
Pleated cartridge menggunakan media yang dilipat untuk menghasilkan effective filtration area yang besar, sedangkan String Wound menggunakan yarn wound depth construction.
| Parameter | String Wound | Pleated |
|---|---|---|
| Main Construction | Wound yarn | Folded/pleated media |
| Filtration Character | Depth filtration | Surface/pleated filtration sesuai media |
| Media Options | PP, Cotton, Polyester | PP, Polyester, Glass Fiber dan lainnya sesuai series |
| Core Consideration | Penting pada wound construction | Mengikuti pleated element design |
| Selection Driver | Loading, yarn/core, micron | Retention, area, media, efficiency |
Pleated tidak otomatis lebih halus atau lebih baik daripada String Wound. Micron rating, retention efficiency dan application requirement tetap menjadi dasar comparison.
Kapan Memilih String Wound Filter Cartridge?
String Wound layak dievaluasi ketika sistem membutuhkan depth filtration dan keuntungan dari wound yarn/core construction sesuai dengan kondisi proses.
Beberapa situasi yang dapat menjadi pertimbangan:
| Kondisi | Parameter Selection |
|---|---|
| Sediment pada water treatment | Micron, loading, yarn dan flow |
| Existing wound cartridge replacement | Dimension, yarn, core dan micron |
| Process liquid | Material compatibility dan temperature |
| RO pretreatment | Feed condition, micron dan ΔP |
| Industrial utility water | Loading, flow dan housing |
| Chemical service | Yarn/core compatibility |
| High particulate loading | Winding construction dan filtration staging |
| Existing multi-cartridge housing | Length, OD/ID dan quantity |
Final selection tetap mengikuti actual application dan product specification.
String Wound Filter untuk RO Pretreatment
Pada BWRO dan SWRO, String Wound Cartridge dapat digunakan sebagai particulate filtration sebelum membrane apabila sesuai dengan process design.
Micron rating harus dipilih berdasarkan kualitas feed setelah upstream pretreatment dan protection requirement downstream.
Menggunakan micron yang terlalu halus untuk feed dengan loading tinggi dapat menyebabkan rapid differential-pressure increase. Karena itu, cartridge filtration harus dilihat sebagai bagian dari keseluruhan RO pretreatment train.
String Wound Filter untuk Power Plant
Power plant dapat menggunakan wound cartridge pada berbagai water dan utility filtration duties sesuai plant design.
Pada aplikasi dengan operating continuity tinggi, selection perlu memperhatikan:
- feed-water quality;
- design flow;
- micron requirement;
- jumlah element;
- changeout frequency;
- filter housing;
- availability replacement specification.
Data historical differential pressure dan cartridge consumption juga dapat membantu mengevaluasi apakah existing specification masih sesuai.
String Wound Filter untuk Palm Oil dan Oleochemical
Palm oil dan oleochemical mempunyai filtration duty yang sangat beragam. String Wound dapat digunakan pada water service maupun process filtration tertentu apabila yarn, core dan micron sesuai dengan karakter cairan.
Untuk process fluid, informasi temperature dan viscosity menjadi semakin penting. Cartridge yang bekerja baik pada utility water tidak otomatis sesuai untuk process liquid dengan kondisi berbeda.
String Wound Filter untuk Chemical Industry
Pada chemical process, compatibility harus menjadi prioritas sebelum flow atau harga cartridge.
RFQ sebaiknya menyertakan nama chemical, concentration, temperature dan operating condition. Informasi tersebut memungkinkan evaluasi material yarn dan core yang lebih tepat.
Jangan memilih PP, Cotton atau Polyester hanya berdasarkan general chemical-resistance statement tanpa melihat actual process condition.
String Wound Filter untuk Oil & Gas
Pada oil & gas, Filter Cartridge Benang dapat digunakan pada filtration duty tertentu sesuai facility design.
Hydrocarbon, produced water, utility water dan chemical service mempunyai karakter yang berbeda. Karena itu, pemilihan yarn/core harus dilakukan berdasarkan actual fluid, bukan hanya berdasarkan industri tempat cartridge digunakan.
String Wound Filter untuk Cooling Water dan Utility System
Cooling-water dan utility-water filtration dapat menggunakan String Wound Cartridge untuk membantu mengurangi particulate contamination sesuai system requirement.
Micron selection perlu mempertimbangkan contaminant size, downstream equipment dan expected cartridge loading. Pada circulating system, perubahan water quality dan corrosion products juga dapat memengaruhi consumption cartridge.
Monitoring ΔP dan service life membantu menentukan apakah specification dan jumlah element sudah sesuai dengan operating condition.
String Wound Filter untuk EPC dan OEM
Untuk proyek EPC atau OEM, selection sebaiknya dilakukan sebelum filter housing ditentukan secara final.
Engineering data yang diperlukan antara lain:
| Engineering Parameter | Data |
|---|---|
| Fluid | Jenis cairan |
| Design Flow | Total flow sistem |
| Micron Requirement | Target filtration |
| Particulate Loading | Bila tersedia |
| Yarn Material | Berdasarkan compatibility |
| Core Material | PP / SS304 sesuai requirement |
| Cartridge Length | Berdasarkan housing design |
| OD / ID | Sesuai cartridge configuration |
| Temperature | Normal / maximum |
| Pressure | Operating/design condition |
| Housing Material | Sesuai fluid dan project specification |
| Quantity | Berdasarkan hydraulic sizing |
| Maintenance Strategy | Changeout dan accessibility |
Data tersebut membantu menentukan cartridge dan housing sebagai satu filtration package.
Technical Selection Matrix String Wound Filter Cartridge
| Kebutuhan | Data Prioritas | Selection Focus |
|---|---|---|
| Replacement Filter Benang | Existing part number + dimensions | Dimensional dan technical compatibility |
| Water Treatment | Feed + micron + flow | Yarn, micron, quantity |
| RO Pretreatment | Feed quality + downstream requirement | Micron, ΔP, loading |
| Chemical Process | Chemical + concentration + temperature | Yarn/core compatibility |
| Palm Oil/Oleochemical | Fluid + temperature + viscosity | Material dan hydraulic condition |
| Oil & Gas | Fluid service + operating condition | Construction compatibility |
| Power Plant | Flow + water quality + continuity | Quantity, micron, maintenance |
| EPC/OEM | Complete design data | Cartridge + housing sizing |
Kesalahan Umum Saat Membeli Filter Benang
Kesalahan yang paling sering terjadi adalah menganggap seluruh Filter Benang dengan micron dan panjang yang sama pasti interchangeable.
Sebagai contoh:
5 micron × 40 inch
belum cukup untuk menentukan replacement.
Masih perlu diketahui:
yarn material + core material + OD + ID + actual length + housing compatibility + operating condition.
Kesalahan berikutnya adalah mengganti material hanya karena harga atau ketersediaan tanpa mengevaluasi fluid compatibility.
PP yarn, Cotton dan Polyester mempunyai karakter material berbeda. Demikian pula PP core dan SS304 core tidak boleh dipertukarkan tanpa melihat kondisi proses.
Data untuk Cross Reference String Wound Cartridge
Apabila brand atau part number lama sudah sulit ditemukan, replacement dapat mulai dievaluasi dari data berikut:
brand existing → part number → micron → nominal/overall length → OD → ID → yarn material → core material → filter housing → jumlah cartridge → fluid → flow → temperature → operating pressure → application.
Foto cartridge lama dan foto label/nameplate housing juga sangat membantu proses identifikasi.
Dengan data tersebut, alternatif String Wound Filter Cartridge atau Filter Cartridge Benang dapat dibandingkan berdasarkan fungsi dan dimensional compatibility, bukan hanya berdasarkan kemiripan visual.
Replacement String Wound Filter Cartridge
Replacement String Wound Filter Cartridge sebaiknya dilakukan berdasarkan kesesuaian teknis dan dimensional, bukan hanya berdasarkan kemiripan bentuk atau angka micron.
Pada existing installation, brand dan part number merupakan titik awal yang sangat membantu. Namun ketika cartridge lama sudah discontinued, sulit ditemukan atau identitas produknya tidak lengkap, replacement masih dapat dievaluasi menggunakan physical specification dan operating data.
Parameter penting meliputi:
- micron rating;
- material yarn;
- material supporting core;
- nominal dan overall length;
- outside diameter (OD);
- inside diameter (ID);
- existing filter housing;
- jumlah cartridge;
- jenis fluida;
- design flow;
- operating temperature;
- operating pressure;
- application dan fungsi filtration stage.
Replacement yang benar harus dapat dipasang pada housing sekaligus memenuhi kebutuhan filtration duty.
Cara Mengidentifikasi Filter Benang Existing Tanpa Part Number
Filter Cartridge Benang yang sudah lama digunakan di plant sering kali tidak lagi mempunyai label yang terbaca. Dalam kondisi tersebut, physical identification dapat dilakukan sebelum menentukan replacement.
Catat dan ukur:
panjang keseluruhan → outside diameter → inside diameter → bentuk core → material yarn → material core → perkiraan micron → warna/konstruksi cartridge → jumlah element dalam housing.
Selanjutnya identifikasi operating data:
fluida → flow → temperature → pressure → posisi cartridge dalam process → equipment downstream.
Foto cartridge lama dari beberapa sisi serta foto nameplate filter housing dapat membantu proses identifikasi.
Jika sampel existing cartridge masih tersedia, jangan membuang seluruh element sebelum replacement specification dikonfirmasi.
Cross Reference String Wound Cartridge Antar-Brand
Cross reference tidak berarti mencari part number yang terlihat paling mirip.
Produk dari dua manufacturer dapat mempunyai nominal length dan micron yang sama tetapi menggunakan material, diameter, core atau filtration characteristic yang berbeda.
Cross reference sebaiknya dilakukan dalam beberapa tahap:
Part Number Existing → Dimensional Match → Yarn/Core Match → Micron/Retention Requirement → Fluid Compatibility → Operating Condition → Housing Compatibility.
Pendekatan tersebut lebih aman dibanding mengganti cartridge berdasarkan ukuran 5 micron 40 inch saja.
Untuk critical application, technical datasheet existing juga dapat digunakan sebagai reference apabila tersedia.
Replacement Berdasarkan Fungsi Filtrasi
Ada kondisi ketika replacement dengan construction identik tidak menjadi satu-satunya pilihan. Engineer dapat mengevaluasi teknologi cartridge lain apabila process requirement memang memungkinkan.
Sebagai contoh, existing String Wound dapat dibandingkan dengan Spun, Melt Blown atau Pleated Cartridge berdasarkan target filtration, contaminant loading, fluid compatibility dan hydraulic requirement.
Perubahan teknologi harus diperlakukan sebagai engineering evaluation, bukan sekadar substitusi produk.
Troubleshooting String Wound Filter Cartridge
Perubahan differential pressure, service life atau filtrate quality dapat memberikan informasi mengenai kondisi cartridge dan sistem.
| Kondisi | Kemungkinan yang Perlu Diperiksa | Evaluasi |
|---|---|---|
| Cartridge cepat mampet | Particulate loading tinggi | Periksa feed dan upstream treatment |
| ΔP cepat meningkat | Micron terlalu halus atau hydraulic loading tinggi | Evaluasi micron, flow dan jumlah element |
| Service life lebih pendek | Feed condition berubah | Bandingkan operating history |
| Partikel masih lolos | Micron/retention tidak sesuai | Evaluasi filtration requirement |
| Cartridge rusak/deformasi | Operating condition tidak sesuai | Periksa ΔP, flow dan construction |
| Leakage/bypass | Installation atau sealing problem | Periksa seating dan housing internal |
| Consumption meningkat | Water/process condition berubah | Audit upstream process |
| Replacement tidak pas | Dimension berbeda | Ukur OD, ID dan overall length |
Troubleshooting sebaiknya dilakukan terhadap cartridge + housing + feed condition sebagai satu sistem.
Mengapa Filter Benang Cepat Mampet?
Filter Benang yang cepat mengalami loading tidak selalu menunjukkan cartridge bermasalah.
Penyebabnya dapat berasal dari:
Particulate Loading Meningkat
Perubahan raw water, process condition atau upstream equipment dapat meningkatkan jumlah suspended solids yang masuk ke cartridge.
Micron Terlalu Halus
Pemilihan micron jauh lebih kecil dari kebutuhan proses dapat meningkatkan loading rate tanpa memberikan manfaat yang dibutuhkan downstream equipment.
Flow per Cartridge Terlalu Tinggi
Jika total design flow dibagi ke jumlah element yang terlalu sedikit, hydraulic loading setiap cartridge dapat meningkat.
Upstream Pretreatment Tidak Optimal
Clarification, multimedia filtration atau filtration stage sebelumnya yang mengalami perubahan performance dapat memindahkan beban contaminant ke cartridge.
Perubahan Fluida
Viscosity, temperature dan karakter contaminant dapat memengaruhi hydraulic resistance serta loading behavior.
Karena itu, solusi tidak selalu berupa mengganti String Wound dengan micron lebih besar. Penyebab perubahan operating condition perlu diketahui terlebih dahulu.
Mengapa Partikel Masih Lolos dari String Wound Filter?
Jika filtrate quality tidak memenuhi target, beberapa faktor perlu diperiksa.
Pertama adalah micron rating dan retention characteristic cartridge. Nominal micron dari dua product series tidak otomatis menghasilkan retention performance identik.
Kedua adalah kemungkinan bypass akibat installation atau internal housing condition.
Ketiga adalah actual particle distribution. Jika target process membutuhkan retention yang lebih terdefinisi, technology atau filtration stage yang digunakan perlu dievaluasi.
Jangan langsung menyimpulkan cartridge gagal sebelum kondisi installation dan filtration requirement diperiksa.
Differential Pressure sebagai Indikator Maintenance
Monitoring inlet dan outlet pressure memberikan informasi mengenai perkembangan resistance pada filter system.
Secara sederhana:
ΔP = Pressure Inlet − Pressure Outlet
Ketika contaminant terakumulasi, differential pressure dapat meningkat. Trend ΔP dapat digunakan bersama flow dan service time untuk mengevaluasi cartridge loading.
Changeout limit tidak sebaiknya menggunakan satu angka universal untuk seluruh String Wound Filter. Batas yang digunakan harus mengikuti product data, filter housing, system design dan operating procedure plant.
Kapan String Wound Filter Harus Diganti?
Cartridge dapat dievaluasi untuk replacement ketika:
- differential pressure mencapai batas operating procedure;
- flow tidak dapat dipertahankan pada kondisi operasi normal;
- filtrate quality tidak lagi memenuhi requirement;
- cartridge mengalami damage;
- scheduled maintenance mengharuskan replacement;
- process validation atau plant procedure menentukan changeout interval.
Mengganti cartridge hanya berdasarkan jumlah hari operasi dapat kurang akurat jika feed condition sangat bervariasi.
Sebaliknya, menunggu sampai cartridge mengalami severe plugging juga dapat meningkatkan pressure loss dan mengganggu operation.
Pemeriksaan Saat Changeout Cartridge
Ketika housing dibuka untuk maintenance, cartridge lama dapat memberikan informasi yang berguna.
Periksa:
- distribusi contaminant pada permukaan cartridge;
- apakah seluruh element mempunyai loading yang relatif seragam;
- deformasi atau kerusakan fisik;
- kondisi supporting core;
- seating cartridge;
- internal housing;
- hold-down mechanism;
- tanda bypass atau abnormal flow;
- kondisi gasket/sealing component yang terkait.
Jika satu cartridge terlihat jauh lebih bersih daripada element lain pada multi-cartridge housing, installation atau flow distribution layak diperiksa.
Evaluasi Service Life String Wound Filter
Service life tidak dapat ditentukan hanya berdasarkan material atau micron.
Dua plant yang menggunakan cartridge specification sama dapat mempunyai umur pakai berbeda karena feed condition, flow, particulate concentration dan operating pattern berbeda.
Untuk optimasi, maintenance dapat mencatat:
installation date → initial ΔP → operating flow → ΔP trend → changeout date → reason for replacement.
Data historis tersebut sangat berguna ketika mengevaluasi micron, jumlah cartridge dan filtration configuration.
Optimasi Biaya Cartridge Filter
Harga per cartridge bukan satu-satunya parameter procurement.
Evaluasi biaya sebaiknya mempertimbangkan:
cartridge consumption + changeout frequency + labor + downtime + disposal + pressure loss + protection terhadap downstream equipment.
Cartridge dengan harga unit lebih rendah belum tentu menghasilkan operating cost lebih rendah jika membutuhkan replacement jauh lebih sering.
Sebaliknya, cartridge yang lebih mahal juga tidak otomatis memberikan total cost lebih baik apabila specification-nya tidak sesuai dengan application.
Tujuannya adalah memperoleh technical fit dan predictable operating performance.
String Wound Filter untuk Plant Shutdown dan Maintenance
Plant shutdown merupakan kesempatan untuk memverifikasi cartridge specification sebelum sistem kembali beroperasi.
Tim maintenance dapat mencatat:
- existing part number;
- micron;
- yarn material;
- core;
- length;
- OD dan ID;
- quantity per housing;
- housing tag number;
- process service.
Dokumentasi tersebut membantu procurement mendapatkan replacement berikutnya tanpa harus membuka housing hanya untuk mengidentifikasi cartridge.
Untuk plant dengan banyak cartridge housing, pembuatan equipment/filter register juga membantu mengurangi risiko salah specification.
Procurement String Wound Filter Cartridge
RFQ yang hanya tertulis:
“Filter Benang 5 micron 40 inch”
masih menyisakan banyak kemungkinan.
RFQ yang lebih lengkap sebaiknya mencantumkan:
| RFQ Data | Contoh Informasi |
|---|---|
| Product Type | String Wound Filter Cartridge |
| Existing Brand | Jika tersedia |
| Part Number | Jika tersedia |
| Micron Rating | Sesuai requirement |
| Yarn | PP / Cotton / Polyester |
| Core | PP / SS304 |
| Nominal Length | 10″–50″ sesuai kebutuhan |
| OD / ID | Existing dimension |
| Quantity | Jumlah kebutuhan |
| Fluid | Water / process liquid / chemical |
| Temperature | Operating condition |
| Flow | Per housing / system |
| Housing | Model atau configuration |
| Application | WTP / RO / process / utility / lainnya |
Semakin lengkap RFQ, semakin kecil risiko produk yang secara nama terlihat benar tetapi tidak sesuai dengan existing system.
String Wound Filter untuk EPC dan OEM Project
Untuk proyek baru, cartridge tidak perlu menunggu sampai filter housing sudah ditentukan.
Engineer dapat menentukan filtration requirement terlebih dahulu, kemudian mengevaluasi cartridge quantity dan housing configuration berdasarkan design flow serta operating condition.
Data minimum meliputi:
fluid → design flow → target micron → feed quality → temperature → pressure → material requirement → maintenance philosophy.
Pendekatan ini memungkinkan cartridge dan housing dirancang sebagai satu filtration package.
Conventional dan Special String Wound Configuration
Sebagian besar aplikasi menggunakan conventional cylindrical String Wound Cartridge dengan dimension yang disesuaikan terhadap standard cartridge housing.
Namun wound filtration juga dapat tersedia dalam special configuration atau diameter yang berbeda untuk application tertentu.
Karena itu, cartridge berdiameter besar tidak boleh diasumsikan interchangeable dengan conventional wound cartridge walaupun panjang dan micron rating terlihat sama.
Untuk special replacement, gunakan existing model, drawing atau dimensional measurement sebagai reference.
Integrasi String Wound dengan Housing Filter Cartridge
Pemilihan cartridge dan housing saling berkaitan.
Jumlah element menentukan distribution of flow, sedangkan length dan diameter menentukan internal housing configuration. Material housing juga harus sesuai dengan process fluid dan operating condition.
Untuk replacement existing housing, dimensional compatibility harus dipastikan sebelum procurement cartridge dalam jumlah besar.

Distributor & Supplier String Wound Filter Cartridge Indonesia
PT PROFILTER INDONESIA – PFI Filtration menyediakan String Wound Filter Cartridge untuk kebutuhan industrial water treatment, process filtration, maintenance, replacement, OEM dan proyek EPC di Indonesia.
Pilihan product family mencakup berbagai micron rating, nominal length, material yarn serta supporting core untuk menyesuaikan kebutuhan sistem. Tim sales dan engineering dapat membantu melakukan identifikasi existing cartridge, evaluasi specification dan konsultasi replacement berdasarkan part number maupun physical data yang tersedia.
Untuk kebutuhan Filter Cartridge Benang atau Filter Benang yang belum mempunyai part number lengkap, informasi seperti foto cartridge, overall length, OD, ID, material core, micron, existing housing dan process service dapat digunakan sebagai data awal identifikasi.
PFI Filtration juga menyediakan cartridge technology lain dan filter housing sehingga pemilihan String Wound dapat dievaluasi sebagai bagian dari keseluruhan filtration system.
Mengapa Memilih PFI Filtration untuk String Wound Filter Cartridge?
Kebutuhan cartridge industri tidak selalu dapat diselesaikan hanya dengan mencocokkan nama produk.
PFI Filtration membantu customer mengevaluasi beberapa parameter yang menentukan compatibility, termasuk:
- micron rating;
- yarn dan core material;
- length, OD dan ID;
- existing part number;
- filter housing;
- process fluid;
- flow dan operating condition;
- replacement dan cross-reference requirement.
Pendekatan tersebut membantu engineer, procurement, EPC, plant maintenance dan OEM mendapatkan cartridge berdasarkan actual application.
Untuk sistem yang menggunakan beberapa jenis cartridge, PFI Filtration juga dapat membantu mengevaluasi String Wound bersama Spun, Melt Blown, Pleated atau High Flow sesuai kebutuhan filtration stage.
FAQ String Wound Filter Cartridge
Apa itu String Wound Filter Cartridge?
String Wound Filter Cartridge adalah depth filtration element yang dibuat dengan melilitkan yarn pada supporting core. Struktur wound tersebut digunakan untuk menangkap particulate contamination dari aliran cairan.
Apakah String Wound Filter sama dengan Filter Benang?
Ya. Di Indonesia, String Wound Filter Cartridge sering disebut Filter Benang, Filter Cartridge Benang atau Cartridge Filter Benang karena filtration media-nya menggunakan yarn yang dililitkan pada core.
Apa istilah lain untuk String Wound Filter Cartridge?
Istilah yang dapat digunakan antara lain String Wound Filter, String Wound Cartridge, String Wound Cartridge Filter dan Yarn Wound Filter Cartridge.
Material benang apa yang tersedia?
Product family dapat menggunakan Polypropylene, Cotton atau Polyester sesuai configuration dan kebutuhan aplikasi.
Apa fungsi supporting core?
Core menjadi supporting structure tempat yarn dililitkan dan merupakan bagian dari wetted construction cartridge.
Apa perbedaan PP Core dan SS304 Core?
PP dan SS304 mempunyai karakter material berbeda. Pemilihannya harus disesuaikan dengan fluid compatibility, operating condition dan product construction.
Berapa micron String Wound Filter yang tersedia?
Product family PFI dapat mencakup sekitar 0.5–100 micron, tergantung material dan product configuration.
Apakah 1 micron selalu lebih baik daripada 5 micron?
Tidak. Micron harus dipilih berdasarkan target filtration dan feed condition. Rating terlalu halus dapat meningkatkan loading dan differential pressure lebih cepat jika tidak sesuai dengan kondisi sistem.
Apa perbedaan nominal dan absolute micron?
Nominal rating menunjukkan retention berdasarkan definition manufacturer tertentu, sedangkan absolute rating mempunyai retention definition yang lebih terukur sesuai product specification. Karena definisinya dapat berbeda, technical data manufacturer perlu diperiksa.
Apakah semua String Wound 5 micron mempunyai efisiensi yang sama?
Tidak. Winding construction, yarn, density dan retention definition dapat menyebabkan performance berbeda walaupun sama-sama disebut 5 micron.
Berapa panjang String Wound Filter Cartridge?
Product family dapat mencakup nominal length 10, 20, 30, 40 dan 50 inch sesuai series.
Apakah cartridge 40 inch dari semua brand dapat saling menggantikan?
Belum tentu. Overall length, OD, ID, yarn, core dan housing compatibility harus diperiksa.
Bagaimana menentukan replacement jika part number hilang?
Ukur overall length, OD dan ID, kemudian identifikasi yarn, core, micron, existing housing dan operating condition. Foto cartridge dan nameplate housing juga dapat membantu.
Apakah String Wound cocok untuk RO pretreatment?
Dapat digunakan apabila micron, material dan hydraulic condition sesuai dengan desain pretreatment dan requirement downstream RO system.
Apakah String Wound dapat digunakan untuk SWRO?
Dapat digunakan pada particulate filtration stage tertentu apabila material, micron dan configuration sesuai dengan SWRO pretreatment design.
Apakah String Wound dapat digunakan untuk chemical?
Dapat, tetapi yarn dan core harus diverifikasi terhadap jenis chemical, concentration dan temperature.
Apakah PP String Wound cocok untuk semua chemical?
Tidak. Chemical compatibility polypropylene bergantung pada chemical, concentration, temperature dan kondisi operasi.
Apakah Cotton String Wound lebih tahan panas?
Cotton mempunyai karakter berbeda dari polypropylene, tetapi allowable temperature tidak boleh digeneralisasi. Operating limit harus mengikuti construction dan product data yang digunakan.
Apa perbedaan String Wound dan Melt Blown?
String Wound menggunakan yarn yang dililitkan pada core, sedangkan Melt Blown menggunakan struktur fiber yang dibentuk secara thermal. Keduanya dapat berfungsi sebagai depth filtration dengan karakter construction berbeda.
Mana yang lebih baik, String Wound atau Spun?
Tidak ada yang selalu lebih baik. Pilihan tergantung feed, micron, contaminant loading, material compatibility, housing dan operating requirement.
Mana yang lebih baik, String Wound atau Pleated?
Keduanya mempunyai construction dan filtration characteristic berbeda. Pemilihan harus berdasarkan target retention, loading, media dan kondisi proses.
Mengapa String Wound cepat mampet?
Penyebabnya dapat berupa particulate loading tinggi, micron terlalu halus, flow per element terlalu besar, perubahan feed atau masalah upstream pretreatment.
Kapan Filter Benang harus diganti?
Replacement dapat dilakukan berdasarkan differential-pressure limit, flow reduction, filtrate quality, physical condition atau maintenance procedure yang ditetapkan untuk sistem.
Apakah String Wound Filter bisa dicuci dan digunakan kembali?
Sebagian besar disposable String Wound Cartridge tidak sebaiknya diasumsikan dapat diregenerasi hanya dengan pencucian. Ikuti recommendation manufacturer dan operating procedure untuk product yang digunakan.
Bagaimana menentukan jumlah String Wound Cartridge dalam housing?
Jumlah element ditentukan berdasarkan total design flow, recommended hydraulic loading, pressure drop, contaminant loading, cartridge length dan design margin.
Apakah String Wound bisa digunakan pada multi-cartridge housing?
Ya, selama dimension cartridge dan internal housing configuration kompatibel.
Data apa yang dibutuhkan untuk meminta quotation Filter Benang?
Idealnya kirim part number, micron, yarn, core, length, OD/ID, quantity, fluid, temperature, flow, housing dan application.
Apakah bisa melakukan cross reference dari brand lain?
Bisa dievaluasi menggunakan part number dan technical specification existing. Cross reference harus memastikan dimensional, material, filtration dan operating compatibility.
Bagaimana jika hanya mempunyai sampel cartridge lama?
Sampel atau foto cartridge dapat digunakan bersama pengukuran dimension dan data proses untuk membantu identifikasi replacement.
Apakah PFI Filtration dapat membantu proyek EPC dan OEM?
PFI Filtration dapat membantu evaluasi cartridge berdasarkan design flow, micron requirement, material, operating condition, housing configuration dan kebutuhan project.
Konsultasi String Wound Filter Cartridge dan Filter Benang
Untuk kebutuhan replacement, maintenance maupun proyek baru, kirimkan existing part number atau data teknis cartridge kepada PT PROFILTER INDONESIA – PFI Filtration.
Tim kami dapat membantu mengevaluasi String Wound Filter Cartridge, String Wound Filter, Filter Cartridge Benang dan Filter Benang berdasarkan dimensional compatibility, micron rating, material yarn, supporting core serta kondisi aplikasi.
PT PROFILTER INDONESIA – PFI Filtration
Ruko Blok G/54 – Gudang A/01, Jl. Canadian Broadway
Kawasan Pergudangan Commpark – Kota Wisata – Cibubur
Phone: +62 21 84937329 / 84937805 / 22962668
WhatsApp: +62 812-9634-0505
Email: sales@profilterindonesia.co.id
-

23R20G Cotton String Wound Filter Cartridge
View products -

23R40G Cotton String Wound Filter Cartridge
View products -

27R20G Cotton String Wound Filter Cartridge
View products -

Big Blue Stringwound Cartridge Filter
Read more -

Bleached Cotton String Wound Filter
Read more -

Bleached Cotton String Wound Filter Cartridge
View products -

Cartridge Filter Air Laut
Read more -

Cartridge Filter Benang 10 inch
View products -

Cartridge Filter Benang 20 inch
View products -

Cartridge Filter Benang 50 inch
View products -

CBCW60-005-30S Cartridge Filter Fluid
View products -

CBCW60-005-40S Cartridge Filter Fluid
View products





